UMKM – Indomaret https://www.indomaret.co.id Fri, 13 Mar 2026 10:11:55 +0000 id hourly 1 https://wordpress.org/?v=6.8.3 Bersama Pemkab Banjarnegara, Indomaret Dukung UMKM Lewat Bantuan 15 Tenda Usaha https://www.indomaret.co.id/bersama-pemkab-banjarnegara-indomaret-dukung-umkm-lewat-bantuan-15-tenda-usaha/ Fri, 13 Mar 2026 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=253079 Momentum pembukaan Pasar Ramadan 1447 Hijriyah pada Rabu (11/3/2026) di kawasan Alun-Alun Kabupaten Banjarnegara menjadi semakin bermakna dengan adanya dukungan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Dalam kesempatan tersebut, Indomaret menyerahkan bantuan berupa 15 unit tenda usaha yang akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan UMKM di kawasan alun-alun.

Bantuan tersebut diserahkan oleh perwakilan Indomaret Cabang Yogyakarta kepada Bupati Banjarnegara, dr. Amelia Desiana bersama jajaran pemerintah daerah serta para pelaku usaha yang turut hadir dalam kegiatan pembukaan Pasar Ramadan. Tenda-tenda yang diberikan nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung berbagai kegiatan ekonomi masyarakat yang rutin digelar di kawasan Alun-Alun Banjarnegara, mulai dari bazar UMKM, pameran produk lokal, hingga berbagai kegiatan promosi usaha kecil yang melibatkan pelaku usaha dari berbagai wilayah di Kabupaten Banjarnegara.

Hal ini menjadi bagian dari komitmen Indomaret dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya dalam membantu pelaku usaha kecil agar terus berkembang dan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperkenalkan produk-produk lokal. Harapannya, para pelaku UMKM memiliki sarana yang lebih memadai untuk memasarkan produk mereka kepada masyarakat. Melalui fasilitas yang memadai, diharapkan dapat memberikan ruang yang lebih tertata bagi para pedagang sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang semakin berkembang.

Sinergi Indomaret yang telah terjalin bersama Pemerintah Kabupaten Banjarnegara dapat terus diperkuat melalui berbagai program kolaborasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

]]>
Saat UMKM Mencari Ruang Tumbuh, Indogrosir Hadir sebagai Jembatan Pasar https://www.indomaret.co.id/saat-umkm-mencari-ruang-tumbuh-indogrosir-hadir-sebagai-jembatan-pasar/ Wed, 18 Feb 2026 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=252241 Sejak didirikan pada tahun 1993, Indogrosir tidak hanya tumbuh sebagai raksasa perkulakan (wholesaler), tetapi juga menjadi inkubator bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas. Di tengah persaingan pasar yang semakin ketat, UMKM kerap dihadapkan pada tantangan klasik: keterbatasan akses distribusi, minimnya ruang eksposur, serta sulitnya menembus pasar modern. Tanpa dukungan ekosistem yang tepat, banyak produk lokal berkualitas yang akhirnya hanya berputar di lingkup komunitasnya sendiri.

Dunia ritel pun seringkali dipersepsikan sebagai ruang yang sulit ditembus oleh pelaku usaha kecil. Namun, di bawah naungan PT Inti Cakrawala Citra, Indogrosir hadir sebagai jembatan yang mempertemukan potensi UMKM dengan kebutuhan pasar. Dengan memiliki lebih dari 31 cabang yang tersebar di kota-kota besar Indonesia, Indogrosir membuka akses seluas-luasnya bagi produk UMKM untuk dipasarkan berdampingan dengan merek global, sehingga peluang untuk dikenal konsumen menjadi semakin terbuka.

Komitmen tersebut diwujudkan secara nyata melalui kehadiran Meja Ambalan, sebagai sarana display khusus produk UMKM yang kini tersedia di seluruh cabang Indogrosir yang tersebar dari barat hingga timur Indonesia. Mulai dari Medan, Pekanbaru, Batam, Jambi, Palembang, Lampung, Tangerang, Cikokol, Ciputat, Kemayoran, Cipinang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Karawang, Bandung, Purwokerto, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Bali, Pontianak, Banjarmasin, Samarinda, Makassar, Manado, Gorontalo, Kendari, hingga Ambon.

Lebih dari sekadar area display, Meja Ambalan menjadi ruang eksposur strategis bagi produk lokal agar lebih mudah dikenali oleh pedagang maupun konsumen. Beragam produk khas daerah, mulai dari makanan ringan hingga produk olahan lokal, mendapatkan panggung yang setara dalam ekosistem Indogrosir, memberikan peluang bagi UMKM untuk memperluas pasar dan meningkatkan daya saing.

Dukungan ini diperkuat oleh ekosistem keanggotaan Indogrosir yang solid. Melalui keanggotaan Member Merah, Indogrosir melayani hampir 300.000 pedagang kecil, toko kelontong, koperasi, pelaku HOREKA, hingga minimarket. Sementara itu, untuk menjangkau konsumen akhir, Indogrosir juga menghadirkan skema Member Biru yang diperuntukkan bagi pembeli individu (end user).

Pada akhirnya, kehadiran produk UMKM di rak Indogrosir memberikan manfaat ganda. Bagi UMKM, ini menjadi akses distribusi berskala nasional yang membuka jalan untuk bertumbuh secara berkelanjutan. Sementara bagi pedagang kecil dan konsumen, ini merupakan kesempatan untuk memperoleh produk lokal berkualitas dengan harga yang kompetitif, sekaligus ikut mendukung perputaran ekonomi di tingkat lokal.

]]>
Bertumbuh Bersama Indomaret Perjalanan Jefri Kembangkan Kerupuk Bawang Khas Makassar https://www.indomaret.co.id/bertumbuh-bersama-indomaret-perjalanan-jefri-kembangkan-kerupuk-bawang-khas-makassar/ Wed, 31 Dec 2025 03:16:57 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=250534 Berawal dari dapur sederhana di sudut Kota Makassar, aroma kerupuk bawang buatan rumahan itu perlahan menemukan jalannya menuju rak-rak minimarket modern. Dari tempat sederhana itulah kisah Jefri Thedian bermula, seorang pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) yang membuktikan bahwa ketekunan dan keberanian berinovasi mampu mengantarkan produk lokal menembus pasar yang lebih luas.

Usaha kerupuk bawang yang kini dikenal dengan merek Spirit Kerupuk Bawang telah dirintis sejak tahun 2008. Berbekal resep keluarga yang diwariskan secara turun-temurun, Jefri menghadirkan cita rasa khas Makassar yang gurih dan autentik. Di awal perjalanan, produk ini dipasarkan secara sederhana, dari rumah ke rumah dan melalui toko-toko kelontong di sekitar lingkungan tempat tinggalnya. Setiap bungkus kerupuk yang terjual membawa harapan akan masa depan yang lebih baik bagi keluarganya.

“Saya memulai usaha ini dari kondisi yang sangat sederhana, hanya mengandalkan resep keluarga dan keyakinan bahwa kalau kualitas dijaga, pasti ada jalan. Dari awal saya sudah optimis, meskipun prosesnya tidak mudah dan penuh tantangan,” ujar bapak tiga anak ini.

Namun, layaknya sebuah perjalanan, langkah awal yang ditempuh Jefri tidak selalu mulus. Pasar camilan dikuasai merek-merek besar dengan modal dan promosi yang kuat. Tantangan Jefri tidak terletak pada rasa, melainkan pada keterbatasan produksi, kemasan yang kurang menarik, serta pengelolaan usaha yang masih sangat dasar. Penghasilan yang diperoleh pun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan operasional sehari-hari.

Titik balik datang ketika Jefri mengikuti pelatihan UMKM yang diselenggarakan oleh Indomaret bersama dengan pemerintah daerah. Dari pelatihan tersebut, ia mulai memahami pentingnya standar produk, legalitas, dan kemasan yang profesional. Pada awal tahun 2023, kerja keras tersebut akhirnya membuahkan hasil ketika produknya resmi dipasarkan di jaringan gerai Indomaret.

Masuk ke ritel modern menjadi awal perubahan besar. Kemasan produk tampil lebih rapi dan modern, proses produksi semakin tertata, dan kepercayaan diri sebagai pelaku UMKM pun tumbuh. “Ketika produk kami bisa masuk ke ritel modern, rasanya seperti mimpi yang jadi nyata. Bukan hanya untuk saya dan keluarga, tapi juga untuk karyawan dan lingkungan sekitar. Ini menjadi penyemangat agar kami terus berkembang,” tambah Jefri.

Usaha Spirit Kerupuk Bawang kini melibatkan puluhan tenaga kerja lokal, membuka lapangan pekerjaan, dan menghadirkan sumber penghidupan baru bagi banyak keluarga. Sang istri dan anggota keluarga lainnya turut terlibat dalam proses pengembangan usaha, menjadikan bisnis ini sebagai hasil kerja bersama yang penuh makna.

Hasilnya terasa nyata. Dalam waktu yang relatif singkat, kerupuk bawang khas Makassar produksi Jefri kini telah tersedia di lebih dari 500 gerai Indomaret wilayah Makassar, Kendari, Bau-Bau, dan seluruh kota/ kabupaten di Sulawesi Selatan, dan terus bersiap melakukan ekspansi ke luar pulau. Bagi Jefri, pencapaian ini bukan sekadar soal memperluas pasar, melainkan tentang membuktikan bahwa produk lokal mampu berdiri sejajar dengan merek-merek besar jika dikelola dengan sungguh-sungguh.

Kisah Jefri menjadi bukti bahwa sekecil apapun usaha, pasti selalu ada peluang besar untuk tumbuh dan bersaing. Dengan menjaga kualitas, berani berinovasi, serta memanfaatkan dukungan ekosistem ritel modern, produk UMKM dapat naik kelas. Perjalanan ini menghadirkan harapan bahwa dengan tekad yang besar, cita rasa lokal Indonesia mampu melangkah lebih jauh dan dikenal lebih luas.

]]>
Komitmen Indomaret untuk UMKM Indonesia, dari Pelatihan Hingga Distribusi Produk https://www.indomaret.co.id/komitmen-indomaret-untuk-umkm-indonesia-dari-pelatihan-hingga-distribusi-produk/ Mon, 17 Nov 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=249048 Di balik produk yang dipajang pada rak Indomaret, tersimpan misi yang lebih besar, yakni berkontribusi terhadap pengembangan ekonomi lokal melalui pemberdayaan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Bagi Indomaret, memberdayakan UMKM merupakan perjalanan bersama dalam membangun kemandirian ekonomi bagi para pelaku usaha lokal. Upaya ini direalisasikan melalui program pelatihan dan launching produkyang digelar di berbagai daerah seperti Kota Bontang (Kalimantan Timur), Kabupaten Belu (Nusa Tenggara Timur) dan Kota Tanjung Pinang (Riau) pada Oktober hingga November 2025.

Dalam setiap pelatihan, para pelaku UMKM diajak memahami pentingnya menjaga kualitas, memperkuat identitas merek, menyesuaikan standar produksi agar mampu menembus pasar ritel modern, serta menjaga kontinuitas produk. Selain itu, peserta juga dibimbing dalam aspek, perizinan, sertifikasi produk, pengemasan, promosi dan pemasaran. Setiap kegiatan dilaksanakan dengan menggandeng pemerintah daerah sebagai mitra kolaboratif untuk mendorong peningkatan kualitas dan daya saing produk lokal di setiap wilayah.

Melalui sinergi ini, Indomaret berupaya menciptakan rantai ekonomi yang berkelanjutan, di mana ritel modern, pemerintah daerah, dan UMKM saling mendukung dalam memperkuat ekonomi nasional. Program ini sekaligus menjadi bukti bahwa kolaborasi yang berorientasi pada pemberdayaan mampu melahirkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berdaya saing tinggi.

Indomaret mengadakan Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Aula Gedung Hotel Tiara, Kota Bontang, Kalimantan Timur, Kamis (29/10/2025) yang dihadiri Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, S.H., (pertama dari kanan) didampingi Branch Manager Indomaret, Gilig Lilo Samadiyo (kedua dari kanan).

Pelatihan Kewirausahaan Mandiri UMKM di Gedung Betelalenok, Rumah Jabatan Bupati Belu, Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, Rabu (5/11/2025) dihadiri Wakil Bupati Belu, Vicente Hornai Gonsalves, S.T.,  (ketiga dari kanan) didampingi Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Jember, Yeru Juworo  (pertama dari kanan).

Indomaret melaksanakan Workshop dan Launching Produk Industri Kecil Menengahp (IKM) di Kantor Wali Kota Tanjung Pinang, Kota Tanjung Pinang, Riau, Rabu (6/11/2025). Acara ini dihadiri Wakil Wali Kota Tanjung Pinang, Drs. H. Raja Ariza, M.M., (keempat dari kanan).

]]>
Sinergi Indomaret Perkuat Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan UMKM https://www.indomaret.co.id/sinergi-indomaret-perkuat-ekonomi-lokal-melalui-pemberdayaan-umkm/ https://www.indomaret.co.id/sinergi-indomaret-perkuat-ekonomi-lokal-melalui-pemberdayaan-umkm/#respond Thu, 07 Aug 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=241460 Dalam upaya mendorong kemandirian pelaku usaha kecil dan pertumbuhan ekonomi lokal, Indomaret menjalankan strategi menyeluruh untuk mengembangkan produk Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), salah satunya dengan membuka akses pemasaran melalui gerai-gerai Indomaret di seluruh Indonesia. Komitmen ini diwujudkan melalui pelatihan kewirausahaan mandiri di berbagai kota di Indonesia. seperti Kotamobagu (Sulawesi Utara), Gorontalo (Gorontalo) dan Banyuasin (Sumatera Selatan) pada Juni–Juli 2025. Pelatihan ini menggandeng pemerintah daerah dan supplier, membekali ratusan UMKM dengan materi seputar packaging, branding, standarisasi di toko ritel, hingga pemasaran produk.

Dari beberapa kota yang telah mengikuti pelatihan kewirausahaan mandiri, telah diluncurkan sejumlah produk UMKM lokal di gerai-gerai Indomaret. Seperti 67 produk di 22 gerai Indomaret Kulon Progo (Daerah Istimewa Yogyakarta), 21 produk di Kabupaten Banjar (Kalimantan Selatan), hingga dua produk unggulan di 22 gerai Indomaret Kabupaten Paser (Kalimantan Timur). Program ini menjadi model pemberdayaan UMKM yang terintegrasi dari pelatihan hingga pemasaran, menjadikan Indomaret bukan sekadar mitra distribusi, tetapi juga katalisator kemajuan UMKM di Indonesia.

Pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM di Aula Rumah Dinas Wali Kota, Kotamobagu, pada Senin (23/6/2025) dihadiri Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M (keempat dari kanan) didampingi Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Manado, Robby Hindarto (kelima dari kiri).

Pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM di Gedung PLUT-KUMKM Kabupaten Gorontalo, pada Kamis (24/6/25) yang dibuka oleh Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, S.T., (kedua dari kiri) didampingi Deputy Branch Manager Indomaret Cabang Manado, Robby Hindarto (pertama dari kanan).

Pelatihan kewirausahaan mandiri UMKM di Gedung Auditorium Pemerintah Kabupaten Banyuasin, Rabu (23/7/25) diresmikan oleh Wakil Bupati Banyuasin, Netta Indian, S.P (kemeja putih).

Launching 67 produk UMKM Kulon Progo oleh Wakil Bupati Kulon Progo, H. Ambar Purwoko, A.Md., (kemeja putih) dan Microeconomics Executive Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Feki Oktavianus (kelima dari kanan) di toko Indomaret KUD Kasam, Kabupaten Kulon Progo, Sentolo, Kamis (26/6/25).

Launching 21 produk UMKM Kabupaten Banjar oleh Bupati Banjar, H. Saidi Mansyur, S.I.Kom., (kemeja putih) dan Branch Manager Indomaret Cabang Banjarmasin, Heriyanto Suhendar (kemeja batik) di toko Indomaret Alun-Alun Martapura, Kabupaten Banjar, Sabtu (26/6/25).

Launching dua produk UMKM Kabupaten Paser dilakukan oleh Wakil Bupati Paser, H. Ikhwan Antasari (kemeja putih berpeci) didampingi Branch Manager Indomaret Cabang Samarinda, Gilig Lilo Samadyo (kemeja batik) di toko Indomaret Fresh Noto Sunardi, Tanah Grogot, Rabu (30/7/25).

]]>
https://www.indomaret.co.id/sinergi-indomaret-perkuat-ekonomi-lokal-melalui-pemberdayaan-umkm/feed/ 0
Indomaret Raih Penghargaan sebagai Off taker Pertama Ekspor Ubi IPB ke Malaysia dan Singapura https://www.indomaret.co.id/indomaret-raih-penghargaan-sebagai-off-taker-pertama-ekspor-ubi-ipb-ke-malaysia-dan-singapura/ https://www.indomaret.co.id/indomaret-raih-penghargaan-sebagai-off-taker-pertama-ekspor-ubi-ipb-ke-malaysia-dan-singapura/#respond Mon, 04 Aug 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=241215

IPB University resmi melepas ekspor komoditas ubi ungu ke Malaysia dan Singapura. Produk unggulan ini merupakan hasil panen petani binaan desa lingkar kampus IPB. Pelepasan ekspor dilakukan secara simbolis di Agribusiness and Technology Park (ATP) IPB University, Bogor, Selasa (22/7/2025) dan menjadi momen penting dalam memperkuat posisi petani lokal di pasar internasional.

Dalam acara tersebut, PT Indomarco Prismatama (Indomaret) menerima penghargaan sebagai offtaker pertama atas perannya yang aktif dalam memasarkan komoditas pertanian lokal, seperti ubi Cilembu, ubi ungu, ubi Jepang dan kacang edamame. Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi nyata Indomaret dalam mendorong produk lokal agar mampu menembus ritel modern dan internasional.

Kolaborasi antara IPB University, petani desa binaan dan pelaku usaha seperti Indomaret menunjukkan bahwa sinergi antara dunia akademik, sektor pertanian, dan industri ritel dapat menciptakan ekosistem pertanian yang inklusif dan berkelanjutan. Dukungan dari sektor swasta menjadi kunci dalam memperkuat daya saing produk-produk pertanian lokal.

Hal ini turut ditegaskan oleh Rektor IPB University, Prof. Dr. Arif Satria, S.P., M.Si., yang menyampaikan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan secara konsisten telah menunjukkan hasil nyata di lapangan. Ia menilai pencapaian tersebut merupakan bukti bahwa pemberdayaan berbasis riset dan kemitraan dapat menghasilkan dampak konkret di lapangan.

Senada dengan itu, pihak Indomaret juga menyampaikan komitmennya untuk terus memperkuat peran petani lokal melalui kemitraan jangka panjang. “Indomaret percaya bahwa petani Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Kami bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan ini,” ujar Microeconomics Project Executive PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Wibi Budilaksono. Dengan dukungan lintas sektor, ekosistem pertanian Indonesia diharapkan mampu menjawab tantangan global sekaligus memberi manfaat nyata bagi kesejahteraan petani.

]]>
https://www.indomaret.co.id/indomaret-raih-penghargaan-sebagai-off-taker-pertama-ekspor-ubi-ipb-ke-malaysia-dan-singapura/feed/ 0
Maju Bersama : Kemitraan Indomaret Group dan Pemkab Batang untuk UMKM Tangguh https://www.indomaret.co.id/maju-bersama-kemitraan-indomaret-group-dan-pemkab-batang-untuk-umkm-tangguh/ https://www.indomaret.co.id/maju-bersama-kemitraan-indomaret-group-dan-pemkab-batang-untuk-umkm-tangguh/#respond Fri, 01 Aug 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=241193 Upaya penguatan ekonomi lokal kembali ditegaskan melalui kemitraan strategis antara Indomaret Group dan Pemerintah Kabupaten Batang. Bertempat di Pendopo Bupati Batang pada Jumat (25/7/2025), acara peresmian kerja sama ini turut dihadiri oleh Menteri Perdagangan (Mendag) Republik Indonesia, Dr. Budi Santoso, M.Si. Kolaborasi ini tidak hanya bertujuan meningkatkan daya saing Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), tetapi juga membuka akses petani lokal ke pasar modern hingga ekspor.

Dalam kesempatan ini, dilakukan dua penandatanganan nota kesepahaman (MoU), pertama ditandatangani oleh Bupati Batang, M. Faiz Kurniawan dan Microeconomics Executive Director Indomaret Group, Feki Oktavianus yang merupakan bentuk komitmen pengembangan dan pendampingan UMKM lokal. Sementara itu, MoU kedua juga dilakukan oleh Feki Oktavianus dan Rektor Universitas Diponegoro (UNDIP), Prof. Dr. Suharmono, S.E., M.Si., guna mendukung pemberdayaan petani di Kabupaten Batang melalui kolaborasi teknis dan pendampingan berkelanjutan dari sisi produksi hingga akses pasar. Hadir dalam acara ini, perwakilan dari manajemen PT Indomarco Prismatama (Indomaret): Coordinator Director, Haliman Kustedjo, Franchise Director, Handoko dan Marcomm Executive Director, Bastari Akmal.

Semangat kolaboratif ini juga ditekankan oleh Mendag. Melalui sambutannya, ia menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha dan dunia akademik dalam membangun ekosistem perdagangan yang adaptif dan tangguh. “Kita tidak bisa hanya mengandalkan pola perdagangan tradisional. Kini saatnya bertransformasi dengan pendekatan digital dan kolaboratif. Saya minta Pemkab Batang segera memilih lima UMKM potensial yang akan didampingi bersama menuju pasar ekspor,” ujarnya tegas.

Sejalan dengan arahan tersebut, Bupati Faiz menuturkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk memperluas akses pasar bagi pelaku usaha kecil sekaligus memperkuat ekonomi kerakyatan. Lebih lanjut, Faiz memaparkan capaian positif yang telah diraih Kabupaten Batang. “Pertumbuhan ekonomi daerah kami saat ini mencapai 6,7% melampaui rata-rata Jawa Tengah. Namun, capaian ini bukanlah tujuan akhir. Kami ingin pertumbuhan ini turut dirasakan oleh pelaku UMKM dan masyarakat kecil melalui kerja nyata seperti ini,” imbuhnya.

Hingga saat ini lebih dari 800 warga Batang telah bekerja di jaringan Indomaret, dan lebih dari 450 UMKM telah menjadi mitra dalam berbagai bentuk kolaborasi. “Kami tidak hanya menjadi saluran distribusi produk lokal, tetapi juga bertindak sebagai offtaker hasil pertanian masyarakat. Lewat kemitraan bersama UNDIP, petani lokal akan mendapatkan pendampingan dari hulu ke hilir untuk menjaga kualitas dan kontinuitas produksi,” ucap Feki Oktavianus.

Di samping itu, Indomaret juga menyelenggarakan pelatihan dan kurasi produk bagi pelaku UMKM agar dapat memenuhi standar ritel modern. Selain itu, Toko Mandiri Indogrosir (TMI) turut memberikan pelatihan manajemen usaha bagi warung tradisional sebagai bagian dari pemberdayaan ekonomi akar rumput. Saat ini, tercatat sebanyak 22 produk UMKM Kabupaten Batang telah dipasarkan di 36 toko Indomaret wilayah setempat. Salah satu mitra UMKM, Dewi Barokatan Food, bahkan telah berhasil menembus pasar Kota Semarang dan menjadi contoh nyata UMKM yang naik kelas melalui dukungan berkelanjutan.

Kolaborasi antara Indomaret, Pemkab Batang dan Universitas Diponegoro ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara sektor publik, swasta dan akademisi dapat mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi lokal. Melalui kerja sama ini, UMKM dan petani Batang kini memiliki peluang lebih luas untuk menembus pasar nasional hingga global.

]]>
https://www.indomaret.co.id/maju-bersama-kemitraan-indomaret-group-dan-pemkab-batang-untuk-umkm-tangguh/feed/ 0
Hijrah dari Bertani ke Dunia Usaha : Kisah Linda Sebagai Mitra UMKM Indomaret https://www.indomaret.co.id/hijrah-dari-bertani-ke-dunia-usaha-kisah-linda-sebagai-mitra-umkm-indomaret/ https://www.indomaret.co.id/hijrah-dari-bertani-ke-dunia-usaha-kisah-linda-sebagai-mitra-umkm-indomaret/#respond Tue, 29 Jul 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=33969 Siapa sangka, dari dapur rumah sederhana di Jalan Bultrim, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, kini Linda Wati (38) mampu memproduksi hingga 1.000 pcs dimsum setiap hari. Mantan petani yang sempat kehilangan arah usaha karena pandemi, kini bangkit menjadi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) sukses berkat kolaborasinya dengan Indomaret.

Perjalanan usaha Linda dimulai pada tahun 2020, ketika Ia mencoba peruntungannya dengan menjual aneka minuman di halaman Indomaret Balam 21 sebagai mitra UMKM. Namun takdir berkata lain, usahanya terpaksa berhenti total saat wabah Covid-19 melanda. Tak ingin menyerah pada keadaan, memasuki tahun 2022 ia memutar haluan dan melihat peluang besar pada produk yang digemari lintas usia: dimsum ayam.

“Ayam itu bahan yang mudah didapat dan semua orang suka. Saya melihat peluang karena belum banyak yang jual dimsum di sini, jadi saya coba,” ujar ibu satu anak ini. Berbekal modal seadanya dan dukungan penuh dari keluarga, Linda memulai produksi dimsum di rumahnya sendiri. Ia mengandalkan strategi promosi lewat media sosial dan layanan pesan antar dari rumah ke rumah.

Perlahan tapi pasti, usahanya mulai mendapat tempat di hati pelanggan. Linda kembali bekerja sama dengan Indomaret dan membuka gerobak dimsum di lokasi yang sama, Indomaret Balam 21. Produksi pun melonjak dan kini, bersama keluarga serta dua karyawan, ia mampu memproduksi lebih dari 1.000 pcs dimsum setiap harinya. Proses produksinya dimulai dari ayam utuh yang dikukus, dicincang halus, lalu dibumbui dengan racikan khas keluarga. Setelah dibungkus dengan kulit dimsum, produk dikukus kembali dan siap dijual hangat-hangat. “Awalnya keluarga ragu, tapi saya yakin. Saya percaya, asal fokus dan konsisten, hasil pasti mengikuti,” ujar Linda.

Berkat kerja keras dan kemitraan dengan Indomaret, perekonomian keluarga Linda membaik. Ia kini merencanakan ekspansi ke Indomaret Balam 26 dan Kota Bagan Batu, dengan harapan merek dimsumnya semakin dikenal luas. Tak hanya jadi bukti nyata semangat pantang menyerah, kisah Linda juga menginspirasi banyak pelaku UMKM lain, bahwa kesuksesan tak harus dimulai dari modal besar, tetapi cukup dengan tekad kuat dan kemauan untuk terus belajar dan berkembang.

]]>
https://www.indomaret.co.id/hijrah-dari-bertani-ke-dunia-usaha-kisah-linda-sebagai-mitra-umkm-indomaret/feed/ 0
Amplang Tiara: UMKM Khas Kalimantan yang Tumbuh Bersama Indomaret https://www.indomaret.co.id/amplang-tiara-umkm-khas-kalimantan-yang-tumbuh-bersama-indomaret/ https://www.indomaret.co.id/amplang-tiara-umkm-khas-kalimantan-yang-tumbuh-bersama-indomaret/#respond Mon, 30 Jun 2025 01:00:00 +0000 https://www.indomaret.co.id/?p=20038 Singgah ke Borneo, tak lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan khas pulau ini. Sejenis kerupuk dengan cita rasa dan aroma ikan yang dinamakan amplang. Adalah Semi (52), seorang ibu 2 anak dari kota Banjarbaru yang berhasil mengantarkan produknya Amplang Tiara, ke lebih dari 450 gerai Indomaret di Kalimantan Selatan dan Tengah.

Sebagai pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM), perjalanan Amplang Tiara tidaklah mudah. Bermula pada tahun 2012, Semi, yang awalnya hanya menjual camilan khas Kalimantan ini sebagai oleh-oleh, perlahan membangun Amplang Tiara dengan keyakinan bahwa produk lokal bisa bersaing di pasar modern. Berbekal bahan baku yang mudah didapat, ia mencari cara agar pemasaran produknya semakin luas. Saat itu lah ia bertemu dengan Indomaret, yang membuka jalan menuju kesuksesannya.

Namun, jalan menuju kesuksesan ini tidak selalu mulus. Pandemi COVID-19 sempat menjadi tantangan besar, ketika daya beli masyarakat menurun dan fokus beralih ke kebutuhan pokok. Meski demikian, Semi tak menyerah. Kehadiran sistem distribusi modern seperti Indomaret membantu produknya tetap menjangkau konsumen meskipun mobilitas terbatas.

Perubahan terasa nyata ketika Amplang Tiara berhasil menjalin kerja sama dengan Indomaret. “Alhamdulillah, saya bisa sampai seperti ini tentunya berkat dukungan banyak pihak, terutama Indomaret yang memberikan kami akses untuk memasarkan produk di jaringan toko mereka,” ujar Semi penuh semangat.

Selain membantu pertumbuhan ekonomi keluarga, kehadiran Amplang Tiara rupanya juga turut membuka lapangan kerja di komunitas setempat. Dengan kapasitas produksi mencapai 4.000 kemasan per bulan, usaha Semi kini telah melibatkan 10 orang karyawan dari lingkungan sekitar.

Kini, dengan semangat pantang menyerah dan dukungan ekosistem ritel yang solid, Amplang Tiara menjadi salah satu produk UMKM yang paling favorit di Kalimantan Selatan. Semi berharap suatu hari produk Amplang Tiara bisa merambah ke seluruh gerai Indomaret di Indonesia.

“Yakinlah dengan produk sendiri, lakukan riset pasar, pastikan kualitasnya, buat kemasan yang menarik, dan jangan lupa untuk selalu berdoa. Karena usaha yang baik pasti akan menemukan jalannya,” pesan Semi kepada para pelaku UMKM yang baru memulai. Dengan semangat, kerja keras, dan kemauan untuk terus berkembang, kisah sukses Amplang Tiara menjadi bukti bahwa produk lokal bisa bersaing dan berjaya di pasar modern.

]]>
https://www.indomaret.co.id/amplang-tiara-umkm-khas-kalimantan-yang-tumbuh-bersama-indomaret/feed/ 0
Kolaborasi Pemerintah dan Indomaret Tingkatkan Akses Pemasaran UMKM Lokal https://www.indomaret.co.id/kolaborasi-pemerintah-dan-indomaret-tingkatkan-akses-pemasaran-umkm-lokal/ https://www.indomaret.co.id/kolaborasi-pemerintah-dan-indomaret-tingkatkan-akses-pemasaran-umkm-lokal/#respond Thu, 19 Jun 2025 01:00:00 +0000 https://comproidm-uat.indomaret.co.id/?p=19954 Dalam upaya memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia, berbagai inisiatif kolaboratif antara sektor swasta dan pemerintah daerah terus digalakkan. Salah satunya adalah Festival Kemudahan dan Perlindungan Usaha Mikro ke-2 yang diselenggarakan oleh Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (5/5/2025). Acara ini melibatkan 1.200 UMKM lokal dan menjadi momentum penting bagi PT Indomarco Prismatama (Indomaret) untuk menyerahkan tanda kerja sama kepada lima pelaku UMKM asal Trenggalek.

Penyerahan ini dilakukan oleh Branch Manager Indomaret Cabang Jombang, Lukman Suroko yang disaksikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak dan Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. Melalui kerja sama ini, produk-produk unggulan dari lima UMKM lokal berkesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih luas setelah sebelumnya pada tahun 2021, 11 produk UMKM lokal telah dipasarkan lebih dulu di gerai-gerai Indomaret wilayah Trenggalek.

Selanjutnya di Kota Blitar, sebanyak tujuh (7) produk unggulan UMKM lokal resmi diluncurkan dan mulai dipasarkan di gerai-gerai Indomaret. Produk-produk tersebut meliputi aneka keripik, kacang, enting-enting, rengginang, dan pastel, yang telah memenuhi standar mutu dan kemasan untuk dipasarkan di Indomaret. Peresmian dilakukan oleh Pemerintah Kota Blitar yang diwakili oleh Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Hakim Sisworo; Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Tenaga Kerja, Juyanto; serta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Heru Eko Pramono. Hadir mendampingi Microeconomics Project Executive Indomaret Pusat, Purwanto Wahyudi dan Branch Manager Indomaret Cabang Jombang, Lukman Suroko.

Sementara itu di Kota Metro, Lampung, kolaborasi antara pemerintah daerah dan Indomaret diwujudkan dalam acara launching produk UMKM di Indomaret Drive Thru A. Yani 65 Metro, Kamis (15/5/2025). Sebanyak 4 produk UMKM lokal dijual di 10 toko Indomaret wilayah Kota Metro yaitu: susu kambing bubuk, kopi bubuk, keripik singkong dan akar kelapa.  Acara ini dihadiri oleh pemerintah Kota Metro: PLT (Pelaksana Tugas) Kepala Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Metro, Budiyono, Kepala Dinas Perdagangan Kota Metro, Elmanani dan jajarannya. Hadir mendampingi Deputy Branch Manager Administrasi Indomaret Cabang Bandar Lampung, M. Tjokro Wihardjo dan Marketing Microeconomics Indomaret Pusat. Eka Kurniyadi.

Di Jakarta Barat, upaya serupa dilakukan dengan memfasilitasi pelaku UMKM untuk menjual produknya di gerai Indomaret. Launching 11 produk UMKM Kota Jakarta Barat yang digelar di toko Indomaret Fresh di Jalan KS Tubun Raya, Kelurahan Slipi, Kecamatan Palmerah, Selasa (20/5/2025) diresmikan oleh Wakil Wali Kota Kota Administrasi Jakarta Barat, Yuli Hartono dan Microeconomics Executive Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret) Pusat, Feki Oktavianus. Langkah ini merupakan bagian dari program pemerintah daerah untuk mendukung UMKM agar dapat meningkatkan perekonomian lokal. Rangkaian kegiatan di berbagai daerah ini menunjukkan komitmen bersama antara sektor swasta dan pemerintah dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Indonesia.

]]>
https://www.indomaret.co.id/kolaborasi-pemerintah-dan-indomaret-tingkatkan-akses-pemasaran-umkm-lokal/feed/ 0